Kamis, 02 Mei 2013
Kisah 3 Kaleng Soft Drink
Ada 3 kaleng Soft Drink, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama. Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut kaleng-kaleng Soft Drink dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian.
Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal. Kaleng Soft Drink pertama di turunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng Soft Drink lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.
Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Di sana, kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.
Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng Soft Drink ketiga diturunkan di sana. Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan ketika ada yang pesan, kaleng ini dikeluarkan bersama dengan gelas kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng Soft Drink itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.
Sekarang, pertanyaannya adalah:
Mengapa ketiga kaleng Soft Drink tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama.
Lingkungan Anda mencerminkan harga Anda.
Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP.
Apabila Anda berada dilingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri Anda, maka Anda akan menjadi cemerlang. Tapi bila Anda berada di lingkungan yang meng-kerdil- kan diri Anda, maka Anda akan menjadi kerdil!. Lingkungan Anda, adalah ANDA.
(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama) + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA! Tempatkan diri kita pada tempat yang tempat, dan terus belajar untuk menjadi yang terhebat.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Senin, 25 Februari 2013
Tips Tentang Aki
Membeli aki sebaiknya di toko yang besar dan mempunyai nama yang baik dan biasanya menjadi sumber refrensi.
Aki rebuild sudah banyak ditemukan sekarang, dengan wujud fisik, kardus yang serupa dengan genuine.
Toko besar pasti tidak mau ambil resiko jualan produk ini demi nama baiknya.
Terutama aki tipe basah, kuncian pertama adalah kualitas air aki zuur atau elektrolite. Di luaran banyak elektrolit oplosan yang tingkat kemurnian dan kualitasnya diragukan.
Penggunaan aki zuur bermutu rendah pada aki genuine sekalipun pasti memperpendek usia aki tersebut.
Pastikan kode dan posisi terminal aki sesuai dengan standardnya. Kecuali altenator sudah di upgrade kemampuannya, bisa naik amperenya dari yang standard
Toko aki besar biasanya menyertakan garansi terhadap kualitas produk yang dijualnya. Dan biasanya di sertai dengan ketentuan untuk melakukan pengecekan pengisian secara rutin tiap 3 bulan sekali dan ada kartu checknya.
Memukul terminal aki saat pemasangan adalah tidak benar, getaran berlebih pada terminal aki akan menyebabkan sel-sel dan plat di dalam aki bengkok.
Untuk melepas aki, cabut terminal minus/negative dahulu baru terminal positif. Saat pemasangan terminal positif terlebih dahulu baru terminal negative.
Kenali karakter mobilnya, beberapa tipe Ford , memerlukan kode audio untuk mengaktikan fungsi audio system saat pemasangan aki.
Seperti Escape, Focus.
Kepala aki timbul kotoran berupa kerak, biasanya karena terminal kendur,bersihkan dengan air panas dan cek kembali kekencangan baut pengikat terminal aki. Kencangkan secukupnya dan beri sedikit gemuk pada terminalnya
Range pengisian yang baik untuk aki adalah di rentang 12,5-13,8 V.
Kurang dari situ undercharge, lebih overcharge.
Keduanya berpotensi sama besar untuk merusak aki dan bahkan system kelistrikan lainnya.
Aki tipe kering lebih pendek usianya dibandingkan tipe basah atau sebaliknya itu semua tergantung pada system pengisian, beban kelistrikan dan perawatan aki.
Pada tipe aki basah, menguras air aki lalu mengisi lagi dengan aki zuur dengan harapan bisa dipakai lagi, pada beberapa kasus bisa, tapi hanya sementara, unsur kimia yang melekat di plat aki akan keluar bersamaan air aki tersebut, biasanya serbuk berwarna putih.
Pada tipe aki kering terdapat breather di bagian atas aki, pastikan breather ini tidak tertutup atau terhalang dengan kotoran.
Di aki basah breather berada di tutup pengisian ai aki.
Untuk tipe basah, cek air aki minimal 2 minggu sekali dan isi hanya dengan air suling saja(botol biru).
Ada kalanya pada tipe aki kering, kondisi indikator aki masih ok, namun kondisi real aki sudah tidak mampu menyimpan arus dengan baik, hal ini terjadi karena indikator hanya melihat hanya 1 sel saja.
Sering terjadi, klakson hidup, power window normal, alarm normal, namun saat stater tidak kuat, hal ini karena arus di dalam aki tidak kuat untuk memutar motor stater, sementara volt tetap 12.
Apakah jika tegangan drop sampai 10 v, kendaraan dengan sistem bbm injection akan mati total saat kendaraan masih berjalan, jawabannya tidak.
Karena ECU mempunyai tegangan kerja 5-6V.
Lakukan pemeriksaan charging system atau pengisian minimal 6 bulan sekali, terutama untuk kendaraan diatas 5 tahun.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Selasa, 15 Mei 2012
Renungan di Saat Marah
Setelah lelah berperang, Jengis Khan, Raja Mongol yang termasyhur itu memutuskan untuk berburu ke hutan bersama pejabat kerajaannya. Selain membawa anjing pemburu, raja juga membawa burung rajawalinya yang sudah terlatih untuk berburu dan dapat menuntun raja pulang ke istana bila mereka tersesat di tengah hutan.
Saat perjalanan pulang, raja kehausan. Ia menemukan tetesan air bening di bebatuan. Raja kemudian menampung tetesan air itu dalam sebuah gelas, dan ketika ia hendak minum tiba-tiba burung rajawalinya menukik dan memukul tangan raja sehingga air dalam gelas itu tumpah. Beberapa kali hal itu terulang kembali. Hal ini membuat raja marah, maka ketika terakhir kali sang rajawali hendak menumpahkan air yang diminumnya, raja kemudian menebas leher rajawali dengan pedangnya sampai rajawali tergeletak di kakinya dan mati. Rasa haus membuat raja ingin mendaki ke atas lagi untuk mencari sumber air dari bebatuan itu. Ketika sampai di sumber tetesan air itu yaitu sebuah telaga kecil, sang raja terkejut karena ia melihat seekor ular berbisa mati terganga di dalam telaga dengan bisanya yang mencemari air telaga itu. Hati raja sesak mengingat kematian rajawali yang berusaha keras menyelamatkannya. Raja menuruni bukit dan menggendong burung rajawalinya yang sudah mati, hati kecilnya menjerit, "Hari ini aku mendapat pelajaran yang menyedihkan, aku tidak akan melakukan sesuatu apapun jika sedang marah!"
Berapa kali kita masuk kamar dan menyesal karena terburu-buru marah kepada anak, mama, papa, suami, istri atau sahabat kita? Emosi yang tak terkendali dapat menjadi pedang yang tajam dan melukai hati mereka yang kita kasihi. Mari perbaiki diri dengan memiliki penguasaan diri yang tinggi agar tidak menyesal sesudahnya.
Be Positif (y) Be Happy
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Sabtu, 24 Maret 2012
Rendah Hati....
Kadang sepatah kata yang ketus membuat kita SAKIT HATI sampai bertahun-tahun....
Sikap ceria ϑan kegembiraan selama ini tersapu habis oleh SEPATAH KATA..
Kalau orang bertanya mengapa ?
Kita akan menjawab :
"kata-kata itu sungguh amat menyakitkan.."
Benarkah kata-kata itu yang begitu menyakitkan?
Ataukah kita yang terlalu lemah ?
BUKAN..
Kita tidak lemah, ϑan kata kata ketus itu pun tidak ada apa-apanya..
Permasalahannya adalah : Hati kita yang terlalu tinggi..
Tinggi hati membuat harga diri, gengsi,keinginan untuk ϑihormati, semua ikut menjadi tinggi.
Tinggi hati membuat kita merasa diri terhormat, mulia ϑan sempurna.
Sikap inilah yang membuat kita gampang tersinggung, mudah sakit hati ϑan berprasangka buruk..
Tinggi hati membuat kita rapuh ϑan jiwa kita lemah..
Jika kita mau jadi kuat, belajarlah untuk rendah hati setiap saat, maka kata-kata ketus ϑi atas tidak akan berarti apa pun bagi kita.
Kerendahan hati membuat kita tenang, hening namun tegar bagai samudera..
Rendah hati membuat kita bebas leluasa..
RENDAH HATI merupakan SUMBER KEKUATAN DAN SUKACITA
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Senin, 16 Januari 2012
Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya:
"Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?"
Seorang murid setelah berpikir cukup lama menjawab:
"Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak."
"Tapi..." sang guru balik bertanya, "Lawan bicaranya justru berada disampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dpt berbicara secara halus?"
Hampir semua murid memberikan alasan, namun tak satupun jawaban yg memuaskan.
Sang guru lalu berkata:
"Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara kedua hati mrk menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mrk harus berteriak. Namun anehnya, semakin keras mrk berteriak, semakin pula mereka menjadi marah & dgn sendirinya jarak hati yang ada diantara keduanya pun menjadi lebih jauh lagig. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."
Sang guru masih melanjutkan;
"Sebaliknya, apa yg terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tdk berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dr mulut mrk begitu halus & kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?"
"Karena hati mrk begitu dekat, hati mrk tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mrk memahami apa yg ingin mrk sampaikan."
"Ketika kamu sdg dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lg hendaknya kamu tdk mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu, sikap sabar dan tidak mengucapkan kata2 mungkin merupakan cara yg bijaksana. Krn waktu akan membantumu.
Positive thinking will be better...
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Jumat, 02 Desember 2011
Seandainya Aku Bisa....
Aku akan lebih banyak memakai jari untuk melukis bersamanya daripada memakai jari untuk menuding kesalahannya.
Aku akan lebih sedikit mengoreksi dan lebih banyak membangun koneksi.
Aku takkan banyak memerhatikan jam, tapi lebih banyak memakai mataku untuk memerhatikannya.
Aku akan lebih banyak berjalan-jalan dan menerbangkan lebih banyak layangan bersama anakku. Aku akan berhenti bersikap terlalu serius dan lebih banyak bermain dan bercanda dengannya.
Aku akan lebih banyak memeluk dan bukan membentak. Jika anda membahagiakan anak-anak anda sekarang, anda akan membuatnya berbahagia 20 tahun mendatang, karena kenangan indah yang direkam diingatannya merupakan fondasi yang kuat bagi kebahagiaannya."
Terkadang ada orang tua yang hanya mementingkan kebutuhan anak secara materi, tetapi mengabaikan kasih, perhatian serta kedekatan dengan anak. Kita tidak bisa memutar waktu dan mengulangi masa-masa lalu. Perlakuan kita terhadap anak ketika mereka masih kecil, akan menentukan menjadi anak-anak seperti apa mereka kelak. Sebab itu jangan sia-siakan kesempatan yang ada untuk mengukir kenangan yang indah dengan anak untuk membangun karakter mereka. Marilah kita memerhatikan dan mendidik anak-anak kita dengan baik.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Senin, 17 Oktober 2011
Renungan Siang
Mobil mahal bukan jaminan keselamatan.
Menyetir dengan hati-hati dan sabar itulah kunci keselamatan.
Membawa selusin bodyguard bukan jaminan keamanan.
Rendah hati, ramah dan tidak mencari musuh, itulah kunci keamanan.
Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat.
Jaga mulut, istirahat cukup dan olah raga yang teratur itulah kunci hidup sehat.
Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia.
Saling mengasihi, menghormati dan memaafkan itulah kunci keluarga bahagia.
Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup.
Bersyukur, hemat dan saling menyayangi berkah itulah kunci kepuasan hidup.
Pangkat tinggi bukan jaminan hidup terhormat.
Jujur, punya kredibiltas dan disiplin itulah kunci hidup terhormat.
Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat.
Setia-kawan, bijaksana, solidaritas, suka menolong Itulah kunci banyak sahabat.
Kosmetik bukan jaminan kecantikan.
Semangat, kasih, ceria, ramah dan senyuman itulah kunci kecantikan.
Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang.
Hati yang damai, kasih dan bebas tiada keserakahan dan kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman..
Hidup kita itu sebaiknya ibarat 'jam dinding'. Diliat orang atau tidak ia tetap mendenting. Dihargai orang atau tidak ia tetap berputar. Diterima kasihi'i atau tidak ia tetap 'bekerja'.
Kalau jam dinding bisa bicara, ia akan berkata: "Karena aku punya kualitas..komitmen...dan tanggung jawab..".
Powered by Telkomsel BlackBerry®
